-->

Iklan

Iklan

Ketua DPC PKB Tengku Azriwardi ST, Warga Pelalawan Jangan Mudik

Redaksi
Senin, 03 Mei 2021, 4:49 PM WIB Last Updated 2021-05-03T09:49:00Z

 

PELALAWAN - Warga masyarakat Kabupaten Pelalawan dominan pekerja yang berasal dari luar daerah dihimbau jangan mudik. Hal ini disampaikan Tengku Azriwardi ST, Ketua DPC PKB Kabupaten Pelalawan , Senin (03/05/2021) di Pangkalan Kerinci.



Moment hari raya Idul Fitri tentu menjadi kerinduan bagi para perantau untuk menjalin tali silaturahmi dengan orang tua dan sanak kerabat di kampung. Namun karena situasi pandemi COVID -19, untuk mudik harus kita simpan. 


"Kita mengetahui banyak  pekerja pabrik, pekerja di perkebunan dan perkantoran di seluruh wilayah Kabupaten Pelalawan, berasal dari luar daerah Kabupaten Pelalawan. Tentu dominan mau mudik ke kampung halaman. Namun karena Pandemi COVID-19, kita minta menyimpan asa untuk mudik. Kerinduan itu, harus di simpan dulu, mengingat wabah penularan COVID- 19 sudah sangat memprihatinkan sekali. Kita perlu waspada dan saling menjaga orang orang terdekat kita dari penularan COVID- 19," kata Ketua DPC yang akrab di panggil Tengku Jerri.


Tengku Jerri menyampaikan menjadi tanggung jawab bersama cegah penularan COVID- 19. "Kita tahu, daerah Pelalawan ini  banyak diisi oleh pendatang, perantau dari daerah lain yang mencari kerja di seluruh sektor lapangan kerja yang tersedia di Kabupaten Pelalawan. Banyak sudah menjadi warga Pelalawan, berKTP kan Kabupaten Pelalawan.  Tentu saudara saudara kita ini menyimpan kerinduan untuk berhari raya bersama orang tua dan keluarga dikampung, sebagai anak rantau, kerinduan itu sangat manusiawi," kata Ketua DPC PKB.  


Kita minta jangan mudik !.  "Untuk saat ini, baiknya kita dengarkan himbauan pemerintah untuk tidak mudik, karena pandemi COVID- 19  penyebarannya sudah sangat memperihatinkan. Jangan sampai kita membawa oleh oleh COVID- 19  untuk keluarga di kampung, atau sebaliknya, kembali kesini membonceng virus corona, baik nya sama sama dijaga," pintanya.


Menurut Tengku Jerri ini, karena situasi yang tidak memungkinkan untuk pulang kampung saat ini, bukan berarti suasana hari kemenangan nan fitri tidak bisa di rayakan di negeri Seiya Sekata ini, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada seperti telepon dan video call.

"Dengan teknologi informasi bisa bersilaturahmi dengan saling bertelepon, atau melepas kangen dengan video call, saling bermaafan juga bisa menggunakan teknologi yang ada saat ini, atau kalau mau berbagi kebahagiaan dengan orang tua, bisa di tranfer saja, apa yang selama ini dikumpulkan untuk membahagiakan orang tua,"lanjutnya.


Tengku Jerri juga mengingatkan, setelah himbauan pemerintah untuk tidak mudik di indahkan dan kemudian berhari raya di Kabupaten Pelalawan ini, masyarakat diharapkan tetap menjaga protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.


"Bagi seluruh masyarakat, khususnya umat muslim yang sebentar lagi merayakan Idul Fitri,  diharapkan tetap patuh Prokes, pakai masker ke masjid atau lapangan tempat shalat Ied dilaksanakan, sering cuci tangan atau pakai hand sanitizer, saya yakin pihak panitia pelaksanaan shalat Ied juga sudah memperhatikan standar Prokes nanti, pasti jarak di shaf shalat di atur, ada tempat pencuci tangan juga, dan ada himbauan untuk selalu pakai masker, tinggal kita patuh mengikuti itu semua," harapnya.


Harapan yang sama juga di sampaikan kepada masyarakat yang memiliki sanak famili di luaar daerah.

"Ingatkan juga keluarga di rantau untuk tidak mudik dulu, yang penting kita yang disini sehat, dan di rantau juga sehat, itu jauh lebih melegakan," tandasnya. 


Terakhir, harapan PKB Pelalawan adalah untaian doa yang dipanjatkan setiap saat, usai tarawih, usai shalat lima waktu maupun di shalat idul Fitri nanti semoga pandemi COVID- 19 cepat  diangkat dari muka bumi. *

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ketua DPC PKB Tengku Azriwardi ST, Warga Pelalawan Jangan Mudik

Terkini

Topik Populer

Iklan