Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapolda Sumut: Sumut Provinsi Paling Banyak di Indonesia Laksanakan Pilkada Berjalan Aman dan Kondusif

Kamis, 17 Desember 2020 | 12:15 WIB Last Updated 2020-12-17T05:15:22Z

Sumut - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin,M.Si menerima kunjungan silaturahmi dari kelompok organisasi mahasiswa Cipayung Plus Sumut bertempat di Ruang Sinabung Lt. II Mapolda Sumut, Rabu (16/12).


Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua PMII bapak Azlan Syah Hsb, HIMMA Sumut bapak Abd. Razak Nasution, Ketua GMKI Sumut bapak Gito Pardede, Ketua GMNI Sumut bapak Paulus Gulo, dan Ketua IMM Sumut bapak Zulham Hidayah Pardede.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Sumut menyampaikan beberapa hal terkait situasi kamtibmas saat ini pasca pelaksanaan Pilkada 2020 dimana Sumut sebagai provinsi paling banyak di Indonesia yang melaksanakan pemilihan kepala daerah yaitu 23 kabupaten/kota yang berjalan aman dan kondusif.

Indeks kerawanan Pilkada Sumut yaitu di Kab. Nias dan Nias Selatan namun prediksi kerawanan yang diperkirakan tidak terjadi bahkan secara umum tidak ada konflik.


"Kita semua sangat bahagia perkiraan rusuh termasuk di wilayah Nias dan Nias Selatan tidak ada. Pelaksanaan Pilkada Sumut berjalan aman dan kondusif. Siapapun yang menang adalah putera Puteri terbaik daerahnya", jelas Kapolda Sumut.


Selama pelaksanaan Pilkada, ada 1.200 personil Polda Sumut yang dikirim untuk pengamanan pemilihan di wilayah Nias dan Nias selatan tentunya diback up penuh Kodam I/BB beserta pemkab.
Kesadaran partisipasi pemilih di Sumut juga meningkat tahun ini yaitu 47 persen yang berarti telah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memilih calon pemimpin masa depan.


Kapolda Sumut dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa semua pelanggaran yang terjadi saat pemilihan adalah ranah Bawaslu dan Panwaslu bukan kewenangan Polri. "Jangan semua menuding Polri, karena pemilihan ini telah ditangani oleh independen yang terpercaya,"terangnya.

Terkait penanganan Covid-19, Kapolda Sumut menyampaikan bahwa patut disyukuri saat ini Sumut sudah turun dua peringkat dari urutan 7 ke 9 terbanyak pasien Covid-19 dimana tingkat kesembuhan hampir 80 persen. Hal ini berarti kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan semakin meningkat. "Sebagai Wakil Ketua Gugus 2 Sumut saya menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan," jelasnya.


Menjelang natal dan tahun baru, Polda Sumut juga telah menggelar Rakor Lintas Sektoral Ops Lilin Toba 2020 bersama unsur Forkopimda Sumut. Kapolda Sumut juga telah memerintahkan kepada seluruh PGI agar natal dilaksanakan secara virtual.


"Kami telah menghimbau 650 gereja di Medan agar pelaksanaan natal dilaksanakan secara virtual dan jangan ada kerumunan atau keramaian untuk menghindari terjadinya kluster Covid-19 yang baru", ujar orang nomor satu di Polda Sumut.

Terkait permasalahan FPI, Kapolda Sumut menegaskan apabila ada yang keberatan maka dapat menempuh jalur mekanisme hukum, tidak perlu melakukan aksi demo beramai-ramai mengingat saat ini tengah pandemi Covid-19.

"Saat ini situasi Kamtibmas di Sumut sudah ada peningkatan dan semakin kondusif. Tugas kita bersama saat ini untuk menjaga kekondusifitasan tersebut agar Sumut kedepannya semakin lebih baik", jelas Jenderal bintang dua tersebut.

Sementara itu, perwakilan kelompok Cipayung Plus mengapresiasi kinerja Polda Sumut yang telah sukses menjalankan agenda nasional pengamanan pemilihan kepala daerah di 23 Kabupaten/Kota Sumut.


"Kami juga akan mendukung langkah tegas Kepolisian dalam menindak tegas kelompok-kelompok radikal yang ingin memecah belah NKRI," jelasnya.
×
Berita Terbaru Update