Ruslan Kasbulatov: Gugatan Uba Sigalingging Pertanda Sedang Rebutan Lahan Basah

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Ruslan Kasbulatov: Gugatan Uba Sigalingging Pertanda Sedang Rebutan Lahan Basah

Redaksi dikeprinews.com
Rabu, 18 Desember 2019
Dikeprinews.com, Batam - Mantan anggota DPRD Provinsi Kepri periode 2014-2019 Ruslan Kasbulatov menyakini bahwa gugatan yang diajukan oleh anggota komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Uba Ingan Sigalingging merupakan pertanda perebutan lahan basah.

"Ketepatan saat ini Uba Ingan Sigalingging berada dalam posisi lahan kering dan komisi yang kering," kata Ruslan Kasbulatov saat ditemui di kantor DPRD Kota Batam usai mengikuti rapat paripurna HUT kota Batam yang ke 190, Rabu (18/12/2019).

Ruslan Kasbulatov menyakini bahwa dalam gugatan yang diajukan oleh Uba Ingan Sigalingging bisa dimenangkannya.

"Tata tertib (tatib) belum digodok sesuai dengan undang-undang aturan pemilu terkait susunan anggota DPRD yang baru untuk membuat alat kelengkapan dewan menggunakan tatib periode yang lalu. Jelas sebagai ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak keliru dalam hal tersebut," ucap Ruslan Kasbulatov penuh keyakinan.

Ruslan Kasbulatov melanjutkan bahwa seharusnya Jumaga Nadeak melihat aspirasi terkait tatib itu bolehkah menggunakan yang lama. "Kalau tidak konsultasi saja Jumaga Nadeak langsung ke Mendagri, apakah bisa menggunakan tatib yang lama," tanya Ruslan Kasbulatov.

Masih menurut pemahaman Ruslan Kasbulatov bahwa berakhirnya jabatan anggota dewan dalam periode yang lama maka berakhirlah tatib itu juga.

"Sembari menunggu juklak dan juknis PP dan peraturan Mendagri maka diharuskan mengadopsi undang-undang aturan pemilu terkait susunan anggota DPRD yang baru selanjutnya baru dimasukan dalam tatib tersebut," terang Ruslan Kasbulatov.

Ruslan Kasbulatov melihat terbentuknya alat kelengkapan dewan tetapi belum ada tatib merupakan indikasi pimpinan DPRD Provinsi Kepri terlalu terburu-buru. "Bingung melihat Jumaga Nadeak terlalu terburu-buru, kira-kira apa yang dikejar," tanya Ruslan Kasbulatov.

Ruslan Kasbulatov menimpali seharusnya langkah yang diambil oleh Jumaga Nadeak tidak demikian sehingga mengisahkan tanda tanya jadinya. (JP)