-->

Iklan

Iklan

Wabup Natuna Buka Forum Dialog Kebangsaan Daerah Perbatasan .

Redaksi
Kamis, 07 November 2019, 4:55 PM WIB Last Updated 2019-11-11T10:08:24Z

DikepriNews.com, Natuna -Wakil Bupati Natuna, Hj Ngesti Yuni Suprapti membuka dengan resmi Sosialisasi Forum Dialog Kebangsaan bela Negara daerah Perbatasa yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri bekerjasama dengan Bakesbang Pol Kabupaten Natuna. Kegiatan tersebut diikuti oleh Forkopimda, TNI/Poli, Asisten dan Staf Ahli, Pimpinan Agama, OKP, Ormas, dan undangan lainnya bertempat di Natuna Hotel, Kamis (7/11/2019). Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti dalam sambutannya mengatakan, para pendiri negara menyadari bahwa keberadaan masyarakat yang majemuk merupakan kekayaan bangsa Indonesia.



Wakil Bupati Natuna Hj Ngesti Yuni Suprapti Harus diakui, diterima, dihormati, dan dijaga serta diikat oleh suatu identitas bersama. Mereka telah mewujudkan konsepsi kebangsaan dan kenegaraan yang berkaitan dengan dasar negara yaitu Pancasila. BeritaTerkait Sekda Natuna Wan Siswandi Membuka Musrenbang Perubahan RPJMD 70 Desa Ikuti Sosialisasi RPJMD Untuk Tingkatkan Pemahaman Perangkat Desa Susun Program Pembangunan Konstitusi negara yaitu Undang-Undang Dasar tahun 1945, bentuk negara yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyang wawasan kebangsaan kita. Situasi dan kondisi kehidupan berbangsa bernegara serta bermasyarakat, sejak berjalanya reformasi sampai saat ini masih diwarnai dengan fenomena sosial dan politik yang sangat dinamis.


Kepala Bakesbangpol Natuna Drs Muktar Hamad Menurutnya, Reformasi belum dipahami secara baik. Dalam kasus reformasi sering diartikan sebagai kebebasan yang tidak terkendalikan, demikian juga dalam memahami otonomi daerah yang tidak komprehensif. ‘’Kita bersukur kepada Allah SWT atas kondisi Natuna sampai saat ini dalam situasi Aman dan kondusif,’’kata Ngesti Dalam kesempatan itu, Ngesti berpesan kepada seluruh peserta dan Masyarakat Natuna, selalu menjaga keamanan dan siap Bela Negara dari gangguan segala aspek kehidupan yang merongrong ke utuhan NKRI. “Kita menyadari isu belakangan ini akan paham radikalisme yang mengancam kedaulatan Bangsa, dan amanah Presiden Republik Indonesia dalam menjaga persatuan untuk kelangsungan Bangsa dan Negara Indonesia,” ujar Ngesti.  Sementara itu, Didi Suryana, SE, MM, dari Dirjen Polhum Kemendagri mengatakan, pentingnya rasa Nasionalisme dan meninggalkan paham Prudalisme yang bertentangan dengan azas Negara kita, serta menjunjung tinggi moral Pancasila dan Etika berbangsa serta patuh kepada UUD1945, dan sadar serta berkewajiban Bela Negara yang di tuangkan dalam UUD, 1945 pasal 27 ayat 3 sebagai dasar Forum Dialog kita saat ini. “Ada 4 dasar bela Negara, UUD1945, Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila dan NKRI, menjadi kewajiban sebagai Warga Negara Indonesia dalam berbangsa di kehidupan sehari hari, demi kelangsungan kontitusi kita, Demokrasi beradab untuk kehidupan kita hari ini dan generasi yang akan datang,” kata Didi Suryana ketia memberi sambutan di hadapan 70 peserta Bela Negara. Di akir acara penyampaia material oleh Kepala Bakesbangpolda Natuna, Drs. Muhtar Acmad dan siraman rohani dari, H. Tirtayasa Al Hafiz, S. Ag, Imam besar Masjid Agung Natuna.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Wabup Natuna Buka Forum Dialog Kebangsaan Daerah Perbatasan .

Terkini

Iklan