Upaya Mempercepat Penyaluran Dana Bergulir, LPDB-KUMKM Tingkatkan Sinergi Dengan Dinas Koperasi UKM dan Stakeholder

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Upaya Mempercepat Penyaluran Dana Bergulir, LPDB-KUMKM Tingkatkan Sinergi Dengan Dinas Koperasi UKM dan Stakeholder

Redaksi dikeprinews.com
Selasa, 19 November 2019
Dikeprinews.com, Batam –  Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) sebagai satuan kerja Kementerian Koperasi dan UKM terus bersinergi dengan berbagai stakeholder di Indonesia. Di antaranya dengan mengundang Dinas Koperasi dan UKM di seluruh Indonesia, Perguruan Tinggi, Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), dan para pelaku usaha koperasi dan UMKM melalui acara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir LPDB-KUMKM yang diselenggarakan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (13/11).

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo mengatakan, acara ini diadakan sebagai upaya percepatan dan memperluas jangkauan penyaluran dana bergulir di seluruh Indonesia. Upaya ini di antaranya memerlukan kerjasama dengan berbagai lembaga pendukung seperti Dinas Koperasi dan UKM seluruh Indonesia, Perusahaan Penjamin Kredit seperti Jamkrindo, Jamkrida dan Askrindo, BLUD Dana Bergulir, dan lembaga terkait lainnya. Diakuinya, LPDB tidak dapat bekerja sendiri untuk dapat meningkatkan penyaluran dana bergulir sehingga membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak.

Kerjasama tersebut diharapkan dapat mempermudah calon mitra dalam mengakses fasilitas pinjaman/pembiayaan LPDB-KUMKM. Calon mitra dapat langsung mengirimkan proposal ke LPDB-KUMKM, maupun melalui jasa pengiriman serta melalui lembaga penjamin kredit seperti Jamkrindo, Jamkrida, dan Askrindo. Kerjasama ini merupakan upaya mewujudkan Tri Sukses LPDB-KUMKM. Tri Sukses LPDB-KUMKM meliputi Sukses Penyaluran, Sukses Pemanfaatan, dan Sukses Pengembalian.

Upaya LPDB-KUMKM mewujudkan Tri Sukses diwujudkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Koperasi dan UKM di tingkat Provinsi di seluruh Indonesia. Selain itu, LPDB juga bersinergi dengan PLUT KUMKM dan Perguruan Tinggi sebagai upaya percepatan penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM.


"Sebagai lembaga yang berbentuk Badan Layanan Umum, kami perlu melakukan evaluasi terus menerus agar pelayanan yang diberikan kepada mitra semakin baik dan memuaskan," ujar Braman. LPDB-KUMKM sejak penyaluran di tahun 2008 sampai dengan tahun 2019, telah berhasil menyalurkan dana bergulir sebesar Rp9,46 Triliun kepada 4,348 penerima dana bergulir. Dari target penyaluran tahun 2019 sebesar Rp1,5 Triliun, sampai dengan November 2019 telah menyalurkan pinjaman/pembiayaan sebesar Rp1,1 Triliun.

“Untuk Provinsi Kepulauan Riau, LPDB-KUMKM telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp23,21 Miliar. Dengan jumlah yang tersalur untuk pembiayaan konvensional sebesar Rp15,21 Miliar dan pembiayaan syariah sebesar Rp8 Miliar,” jelas Braman. Dari total penyaluran dana bergulir di seluruh Indonesia, penyaluran ke Provinsi Kepri tergolong masih rendah, oleh karena itu LPDB terus menggenjot penyaluran ke kota industri ini, salah satunya melalui kerjasama dengan berbagai pihak terkait.

Braman mengatakan, harapan terbesar dari acara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis ini dapat membantu para pelaku usaha koperasi dan UMKM dalam mengakses fasilitas dana bergulir LPDB-KUMKM, terutama bagi mereka yang ingin mengakses fasilitas pinjaman/pembiayaan dengan bunga murah. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi catatan dan perhatian dari Dinas Koperasi dan UMKM di seluruh Indonesia untuk mendukung para pelaku usaha potensial yang ada di wilayah binaannya terutama dalam meningkatkan perekonomian daerah dan ekonomi nasional.

Harapan ke depan, LPDB-KUMKM dapat lebih berkontribusi aktif dalam pertumbuhan ekonomi nasional, terutama dalam mengurangi angka kemiskinan, menekan angka pengangguran, dan menciptakan lapangan pekerjaan. (R)