-->

Iklan

Iklan

Tito Karnavian Cibir OTT, Saut Singgung Terbatasnya Wewenang KPK

Redaksi
Senin, 18 November 2019, 7:09 PM WIB Last Updated 2019-11-18T12:09:55Z
DikepriNews.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang menyindir balik ucapan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian soal operasi tangkap tangan KPK. Menurut Saut, KPK sering melakukan penangkapan terhadap kepala daerah karena memang target OTT terbatas hanya pada penyelenggara negara.

Menurut Saut, bila mau, pemerintah dapat merevisi kembali UU KPK, sehingga target OTT diperluas menjadi bukan hanya penyelenggara negara, tapi juga suap-menyuap antar swasta hingga pemperdagangkan pengaruh. Hal itu, kata dia, sesuai dengan piagam PBB tentang korupsi yang sudah diratifikasi Indonesia.

"Jadi bakal hebat kalau diubah lagi itu UU KPK, biar swasta ke swasta bisa KPK sikat, tidak penyelenggara negara saja," kata Saut melalui pesan teks, Senin, 18 November 2019.


Sebelumnya, Tito menyebut OTT kepala daerah yang dilakukan KPK bukanlah suatu prestasi yang hebat. "OTT kepala daerah yang selama ini bukan sesuatu hal yang luar biasa, bukan prestasi hebat," ujar Tito dalam rapat bersama Komite I DPD di Kompleks Parlemen, Senayan pada Senin, 18 November 2019.

Menurut Tito, selama ini sistem politik Indonesia yang memakan biaya politik tinggi, membuka peluang kepala daerah melakukan korupsi. Sehingga, ujar dia, mudah sekali menarget kepala daerah yang melakukan korupsi.

"Ongkos tinggi itu membuat dia cari balik modal. Sehingga, ya, tinggal menggunakan teknik-teknik intelijen, investigasi, mentarget kepala daerah, sangat mudah sekali. Pasti akan korupsi. Jadi bagi saya, OTT kepala daerah bukan prestasi yang hebat," ujar Tito.
Sumber:Tempo.co
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tito Karnavian Cibir OTT, Saut Singgung Terbatasnya Wewenang KPK

Terkini

Topik Populer

Iklan