Bupati Natuna Harapkan Pemerintah Pusat Bantu Kekurangan RSUD Natuna.

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Bupati Natuna Harapkan Pemerintah Pusat Bantu Kekurangan RSUD Natuna.

Redaksi diKeprinewscom
Senin, 14 Oktober 2019
Natuna - Bupati Natuna ,Hamid Rizal, Senin (14/10) sekitar pukul 10.30 WIB pagi kunjungi Ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Hamid nampak sempat memasuki beberapa riangan. Diantaranya, Poli Gigi, Poli Anak, Poli THT dan Poli Mata. Didampingi beberapa orang petinggi Rumah Sakit sepertinya Hamid terlihat banyak memperbincangkan persoalan tentang kondisi RSUD Natuna saat ini. Hamid juga menyempatkan untuk bersalaman dengan para pasien yang dari pagi mengikuti antri untuk beribat di masing-masing poli.”Gimana kabara pak,buk, semoga cepat sembuh lah.’Ucap Hamid menyapa pasien.


Hamid berharap Dokter RSUD yang ada saat ini agar dapat bekerja dengan baik untuk menghindari antrian terlalu lama, kasian Pasien banyak orang tua.”ucap Hamid. Setelah melakukan sidak sekitar 30 menit kepada Media ini di ruangan tunggu antrian pasien RSUD Hamid mengatakan, “Setelah kita lihat memang masih banyak sekali kekurangan kita di RSUD Natuna, terutamanya kekurangan Dokter Gigi, Dokter Anak dan lainya masih banyak kita yang kurang. Upaya pemerintah daerah, karena kita kekurangan dana untuk bayar gaji dokter, ya… kita juga berharap pemerintah pusat untuk dapat membantu berbagai kekurangan RSUD Natuna hari ini termasuk kekurangan Dokter Kalau untuk kebersihan kita RSUD Natuna sudah ok.”Harap Hamid.


Pada waktu yang sama beberapa pasien yang sudah antri dari pukul’ 08.00 sampai pukul 11 masih belum dilayani pagi itu kepada media ini berharap, kepada Dokter yang ada DRSU Natuna, untuk lebih baik kedepan pelayannya. Kalau sekiranya dokter ada menangani pasien darurat mohonlah disampaikan kepada kami yang sudah antrian panjang ini agar kami tidak gelisah dalam penantian. Kita pahami Dokter akan menangani pasien yang sudah darurat. Tetapi kami juga berharap janganlah sampai kami ini bertambah sakit gara-gara antrian ber jam jam itu pulak.”Terang Rusdi, Kakek Jompo usia 83 tahun itu.